"Klik" di Komputer/Internet dapat Melatih Memori Otak Lebih Tajam

Melakukan pencarian di internet mungkin dapat membantu orang setengah baya dan orang berusia lanjut untuk menjaga agar memori mereka tetap tajam, kata peneliti AS

Para peneliti di University of California Los Angeles, mempelajari orang-orang yang melakukan pencarian situs sembari aktivitas otak mereka direkam dengan alat scan, MRI, magnetic resonance imaging.

"Apa yang kami lihat adalah mereka yang melakukan kegiatan berinternet menggunakan lebih banyak otak mereka selama pencarian," Dr. Gary Small, seorang dokter ahli usia lanjut (geriatri) UCLA, menjelaskan dalam suatu wawancara telepon.

"Hal ini menunjukkan bahwa hanya dengan melakukan pencarian di internet dapat melatih otak—yang mungkin dapat menjaga agar otak kita tetap aktif dan sehat," lanjut Small, yang risetnya diterbitkan di American Journal of Geriatric Psychiatry.

Banyak penelitian telah menemukan bahwa aktivitas mental yang menantang seperti bermain puzzle dapat membantu menjaga fungsi otak, namun hanya sedikit yang melihat peranan yang mungkin dimainkan oleh internet.

"Ini adalah kali pertama seseorang mendapatkan simulasi untuk melakukan tugas pencarian di internet sambil men-scan otak mereka," kata Small.

Timnya mempelajari 24 sukarelawan normal berusia antara 55 sampai 76 tahun. Setengah dari mereka berpengalaman melakukan pencarian web di internet dan setengah lainnya tidak memiliki pengalaman web apapun. Jika tidak, dalam satu kelompok berisi sukarelawan dengan usia, jenis kelamin, dan pendidikan yang serupa.

Kedua kelompok diminta untuk melakukan pencarian di internet dan tugas membaca buku ketika aktivitas otak mereka mereka dimonitor.

"Kami menemukan bahwa de-ngan tugas membaca buku, visual cortex—bagian dari otak yang mengendalikan fungsi baca dan berbahasa—menjadi aktif," jelas Small.

"Dalam melakukan tugas pencarian di internet, ada aktivitas yang jauh lebih besar, namun hanya di dalam kelompok yang telah mengenal internet."

Dia mengatakan aktivitas tersebut terlihat pada mereka yang telah terbiasa menggunakan internet dapat melibatkan otak ke tingkat aktivitas yang lebih mendalam .

"Ada sesuatu dengan pencarian di internet di mana kita dapat mengukurnya pada tingkat yang kita anggap menantang," lanjut Small.

Aktivitas yang menjaga otak agar tetap terlibat dapat memelihara kesehatan otak dan kemampuan berpikir.

Small menduga melakukan kegiatan pencarian di internet mungkin salah satu dari aktivitas tersebut.

"Hal itu menunjukkan pada kita bahwa kita mungkin dapat mengajarkan trik internet baru bagi mereka yang berusia lanjut," tutupnya.

Source : Reuters/feb

Posted in | 4 Comments

Enam Alasan Mengapa Kita Seharusnya Minum Kopi Di Pagi Hari

Banyak orang tidak bisa memulai kegiatannya tanpa meminum kopi di pagi hari terlebih dahulu, namun begitu sering kita mendengar bila kafein tidak baik untuk kita, dan bagaimana meminum kopi dapat menyebabkan masalah pada kesehatan kita. Dalam kenyataannya, kopi mempunyai banyak keuntungan bagi kesehatan, kini saatnya kita mulai mengenalinya. Berikut enam sebab utama bagi kita untuk terus meminum kopi (atau mulai) meminumnya setiap hari!

Menurunkan resiko diabetes tipe-2
Siapa dapat menduga bila minuman sesederhana kopi dapat memberikan keuntungan yang menakjubkan bagi kesehatan? Ternyata, dengan meminum kopi dapat mengurangi resiko diabetes tipe dua. Menurut Sid Kirchheimer dari WebMD, semakin banyak kopi yang diminum, semakin baik hasil yang diperoleh. Bahkan, Universitas Harvard telah melakukan riset tentang manfaat kopi bagi kesehatan selama 18 tahun, dengan menganalisa data dari sekitar 126 ribu orang. Hasilnya, dengan meminum kopi 1-3 cangkir sehari dapat mengurangi resiko terkena diabetes hingga 10 persen, sedangkan dengan meminum kopi 6 cangkir atau lebih dapat mengurangi resiko pria dari serangan diabetes tipe dua sebesar 54 persen, sedangkan untuk wanita dapat berkurang 30 persen. Ini argumen bagus untuk ungkapan "satu poci kopi sehari", ungkapan bagi orang yang ketagihan minum kopi setiap harinya.

Mengurangi Resiko Penyakit Parkinson dan Lainnya
Enam kelompok studi lain menemukan bahwa peminum kopi yang meminum kopi dengan teratur dapat mengurangi resiko terkena Parkinson lebih dari 80 persen. Menurut Thomas DePaulis, Phd, seorang ilmuwan dari Vanderbilt University's Institute for Coffee Studies, menyatakan, semakin banyak meminum kopi, diperoleh hasil yang semakin baik. Nampaknya bagi mereka yang tidak meminum kopi, juga memiliki resiko terkena kanker kolon, sirosis hati, bahkan batu empedu! Penelitan terbaru lainnya menunjukkan bahwa kopi dapat memberi keuntungan bagi kesehatan jantung, mengurangi resiko penyakit jantung sampai 53 persen.

Mengimbangi Kebiasaan Jelek Lainnya
Kopi tidak hanya memiliki efek yang bagus bagi tubuh dalam hal melawan penyakit, namun juga dapat membantu untuk mengimbangi atau memutar balik resiko yang diakibatkan oleh kebiasaan buruk. Menurut Thomas DePaulis, "Perokok dan peminum berat akan memiliki resiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan gangguan liver bila mereka memiliki kebiasaan minum kopi secara teratur dibandingkan mereka yang tidak minum kopi."

Dapat Membantu Mengobati Penyakit
Ada bukti yang menunjukkan bahwa kopi dapat membantu mencegah serangan asma dan bahkan dapat mengaturnya di saat kekurangan obat tradisional. Juga, kopi sangat bermanfaat dalam mengobati sakit kepala, khususnya migrain, dan penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum kopi meningkatkan perlindungan terhadap rongga perutnya sendiri.

Mengurangi Berat Badan
Tersedianya anti-oksidan alami dalam kopi, dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Fakta baru lain, yang baru-baru ini ditemukan oleh Fulgencio Saura-Calixto dan M. Elena Diaz-Rubio dalam ACS' Journal of Agricultural and Food Chemistry, menemukan bahwa kopi bubuk masak dapat menjadi sumber serat yang baik, setiap cangkir mengandung hampir 2 gram serat yang mudah larut. Kebanyakan orang yang menjalani diet sangat sadar akan manfaat serat dalam hal pengurangan berat badan. Menurut penelitian, "kandungan serat yang terdapat pada kopi bubuk masak lebih tinggi dibandingkan minuman umum lain seperti anggur maupun jus jeruk." Jadi, mari kita minum kopi, saudara-saudara! Tapi hindari gula!

Membantu Kita Mengontrol Depresi
Kopi telah membuktikan dapat membantu mengatur maupun menanggulangi depresi. Sebagian, tentu saja, karena kandungan kafein membuat kita tetap sadar, yang dapat mengurangi perasaan depresi, namun mungkin juga berhubungan dengan tingkat oksidan yang terkandung dalam secangkir kopi. Sebenarnya, suatu penelitian dari Brazil baru-baru ini menunjukkan bahwa bahkan anak-anak dapat meminum kopi dalam jumlah yang sesuai dengan usianya untuk mengatasi depresi. Kenyataannya, dalam penelitian menunjukkan sejumlah kecil kopi (1-2 cangkir sehari) sesungguhnya memiliki manfaat bagi kesehatan anak-anak, meskipun pernyataan sebelumnya menyatakan bahwa meminum kopi dapat menghambat pertumbuhan seseorang.

Ada lebih banyak manfaat minum kopi bagi kesehatan dan tampaknya mereka jauh lebih bermanfaat dibandingkan resiko yang didapatkan. Jadi berhentilah merasa bersalah dan nikmatilah secangkir kopi Anda di pagi hari! Jika suatu saat ada seseorang yang mengatakan kepada Anda bahwa Anda meminum kopi terlalu banyak atau Anda semestinya berhenti meminumnya, sampaikan fakta-fakta diatas kepada mereka. Saya tahu Anda akan mengatakannya! (EpochTimes/Whs)

Sumber : http://www.Helium.com

Posted in | 4 Comments

Menciptakan Anak Pintar Sejak Dalam Kandungan


Adalah hal yang sangat naif, ketika seorang anak menjadi bodoh, nakal, pemberang, atau bermasalah, lalu orang tua menyalahkan guru, pergaulan di sekolah, dan lingkungan yang tidak beres. Tiga faktor itu hanya berperan dalam proses perkembangan anak, sedangkan bakat anak itu menjadi bodoh, nakal, atau pemberang justru terletak dari bagaimana orang tua memberikan awal kehidupan si anak tersebut.

Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin, orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisa seperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lain terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Hal ini diungkap dokter spesialis anak, dr Sudjatmiko, MD SpA.

Bicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Secara prinsip, menurut Sudjatmiko, perkembangan positif kecerdasan sejak dalam kandungan itu bisa terjadi dengan memperhatikan banyak hal. Pertama, kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik.

Selain itu, seorang ibu hamil tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Kebutuhan nutrisi itu sendiri, sebenarnya bukan hanya ketika ibu mengandung, melainkan ketika ia siap untuk mengandung pun sudah harus memperhatikan gizi, makanan, dan komposisi nutrisinya harus lengkap, sehingga ketika ia hamil, dari segi fisik sudah siap dan proses kehamilan akan berlangsung optimal secara nutrisi.

Tapi, memang di Indonesia atau di negara-negara berkembang pada umumnya–boleh dikatakan sangat jarang ada keluarga yang mempersiapkan kehamilan. Malah, kerap kehamilan dianggap sebagai suatu yang mengejutkan. Berbeda dengan yang terjadi di negara-negara maju. Inilah yang cenderung menjadi penyebab awal mengapa anak-anak yang lahir kemudian tidak berkualitas, karena orang tua seakan tidak siap dalam segala hal untuk memelihara anaknya.

Faktor kedua adalah kebutuhan kasih sayang. Seorang ibu harus menerima kehamilan itu, dalam arti kehamilan yang benar-benar dikehendaki. Tanpa kasih sayang, tumbuh kembangnya bayi tidak akan optimal. “Si ibu hamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya,” kata mantan Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Anak Indonesia itu. “Risiko itu, misalnya, seorang wanita karier yang hamil, merasa terbebani dan khawatir akan mengganggu pekerjaannya. Ia sebenarnya ingin hamil, tapi juga merasa terganggu dengan kehamilannya itu. Kondisi seperti ini tidak kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya,” tambahnya.

Selain itu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, ada faktor psikologis yang memengaruhi perkembangan kecerdasan bayi, yaitu apakah si ibu hamil menikah secara resmi atau kawin lari. Pernikahannya direstui atau tidak, dan apakah ada komitmen antara istri dan suami. Tanpa komitmen di antara keduanya, kehamilan itu bisa dianggap mengganggu.

Juga harus ada support (dukungan). Tanpa support, walaupun ada komitmen dari suami dan orang tua dapat mengurangi perkembangan dan rangsangan kecerdasan bayi dalam kandungan. “Jadi, variabel kasih sayang tadi adalah komitmen dengan suami, serta support dari orang tua dan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tenteram,” lanjut Sudjatmiko.

Faktor ketiga adalah adanya perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya. Karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang.

Sebaliknya, bila si ibu selalu merasa tertekan, terbebani, gelisah, dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga secara tidak sadar bayi akan terstimuli juga ikut gelisah. “Yang paling baik adalah stimuli berupa suara-suara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang. Berbeda jika si ibu melakukan hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan rangsangan negatif pada bayi,” ujar Sudjatmiko.

Tapi, stimuli itu sendiri lebih efektif bila kehamilan sudah menginjak usia di atas enam bulan. Sebab, pada usia tersebut jaringan struktur otak pada bayi sudah mulai bisa berfungsi.

Untuk mendapatkan kondisi-kondisi itulah, seorang ibu hamil harus tetap menjaga nutrisi yang didapat dari makanan sehari-hari. Bahkan, perlu diimunisasi, misalnya dengan suntik TT. Lakukan juga konsultasi rutin dengan dokter secara berkala. Mula-mula sekali sebulan, dan pada bulan terakhir menjelang kelahiran (partus), diperketat menjadi tiga minggu sekali, lalu dua minggu sekali, dan bahkan mendekati partus menjadi setiap minggu.

Sudjatmiko juga menyarankan untuk tidak meminum obat-obatan yang katanya bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak bayi. Obat-obatan semacam itu hanya omong kosong. “Pemberian obat semacam itu percuma saja, dan tidak berpengaruh apa-apa,” katanya. “Yang penting, ciptakan saja lingkungan mendidik, yaitu tiga faktor tadi.

Sementara itu, psikolog anak Dra Surastuti Nurdadi juga mengungkapkan pendapat yang sama. Stimulasi positif, menurutnya, memang dapat meningkatkan kecerdasan anak sejak dalam kandungan. Dari stimulasi ini, diharapkan ketika anak tumbuh, bukan hanya menjadi cerdas, melainkan dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. “Stimulasi menimbulkan kedekatan antara ibu dan anak.

Bahkan, lanjut Surastuti, bayi masih dalam kandungan bisa distimuli dengan diperdengarkan musik klasik, diajak berbicara, dan diberikan elusan penuh kasih sayang. Orang tua juga harus siap dan berusaha mengajarkan cara anaknya bersosialisasi dengan dunia luar ketika ia masih di dalam rahim.

Tapi, mengapa musik klasik? Pendapat semacam ini memang terus menjadi topik bahasan. Musikus hebat seperti Adhi MS, pimpinan Twilite Orchestra, juga meyakini musik klasik dapat merangsang kecerdasan bayi sejak dalam kandungan. Bahkan, untuk jenis musik yang ‘merangsang bayi’ ini sudah banyak dijual di toko-toko kaset tertentu.

Tapi, untuk lebih tuntasnya kupasan mengenai hal itu, coba kita simak penuturan Surastuti yang juga dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini. Musik klasik, katanya, memiliki berbagai macam harmoni yang terdiri dari nada-nada. Nada-nada inilah yang memberikan stimulasi berupa gelombang alfa. Gelombang ini memberikan ketenangan, kenyamanan, dan ketenteraman, sehingga anak dapat lebih berkonsentrasi.

“Menurut beberapa penelitian, musik klasik memang termasuk metode yang tepat. Anak menjadi siap menerima sesuatu yang baru dari lingkungannya,” ujar pengasuh rubrik konsultasi di Klinik Anakku ini. Tapi, jangan coba-coba memperdengarkan musik-musik keras kepada bayi dalam kandungan. Konon, justru menyebabkan timbulnya kebingungan pada si jabang bayi!

Sumber : Media Indonesia




Posted in | 5 Comments

HypnoBirthing, Teknik Melahirkan Minus Rasa Takut


Melahirkan dengan cara terapi hipnotis (hipnosis)? Kenapa nggak? Konon melahirkan dengan teknik ini banyak memberi manfaat bagi calon ibu, antara lain rasa nyaman, berkurangnya rasa sakit (bahkan ada yang tidak merasakan sakit sama sekali) hingga rasa bahagia. Wah, jadi penasaran…





HypnoBirthing merupakan sebuah paradigma baru dalam pengajaran melahirkan secara alami. Teknik ini mudah dipelajari, melibatkan relaksasi yang mendalam, pola pernapasan lambat dan petunjuk cara melepaskan endorfin dari dalam tubuh (relaksan alami tubuh) yang memungkinkan calon ibu menikmati proses kelahiran yang aman, lembut, cepat dan tanpa proses pembedahan.

HypnoBirthing dicetuskan berdasarkan buku yang ditulis oleh pakar ginekologi Dr. Grantly Dick-Read, yang memublikasikan buku Childbirth Without Fear pada 1944. Terapi HypnoBirthing selanjutnya dikembangkan oleh Marie Mongan, pendiri HypnoBirthing Institute.

Terapi ini mengajarkan para ibu untuk memahami dan melepaskan Fear-Tension-Pain Syndrome yang seringkali menjadi penyebab kesakitan dan ketidaknyamanan selama proses kelahiran.

Saat kita merasa takut, tubuh mengalihkan darah dan oksigen dari organ pertahanan non esensial menuju kelompok otot besar di wilayah kaki dan tangan. Akibatnya, area wajah ‘ditinggalkan’, makanya ada ungkapan “pucat karena ketakutan”. Dalam situasi yang menakutkan, tubuh mempertimbangkan bahwa uterus atau rahim dipandang sebagai organ ‘tidak penting’ . Menurut Dr. Dick-Read, rahim pada perempuan yang ketakutan secara kasat mata memang tampak putih. Wah.

HypnoBirthing mengeksplorasi mitos bahwa memang rasa sakit adalah hal yang wajar dan dibutuhkan saat melahirkan normal. Saat perempuan yang melahirkan terbebas dari rasa takut, otot-otot di tubuhnya termasuk otot rahim akan mengalami relaksasi, yang akan membuahkan proses kelahiran yang lebih mudah dan bebas stres.

Dalam beberapa kasus, tahapan proses kelahiran juga menjadi lebih pendek, mengurangi kelelahan selama perjuangan melahirkan bayi dan ibu akan tetap segar, penuh energi setelah melahirkan.


“Bisa dikatakan HypnoBirthing membuat Anda melahirkan bebas dari rasa takut, tidak bebas dari rasa sakit, meskipun beberapa perempuan mengalami proses melahirkan tanpa rasa sakit sama sekali,” ujar Mongan. “Mengurangi ketakutan akan membuat tubuh ibu bekerja seperti yang seharusnya.”


Memelajari sevuah bahasa baru melahirkan merupakan kesatuan dalam pelatihan HypnoBirthing. Misalnya, ketimbang fokus pada kontraksi, seorang ibu yang mendalami HypnoBirthing mengalami sebuah ‘gelora’. Saat alam bawah sadar ibu menerima kata ‘gelora’, tubuhnya menciptakan jawaban fisiologis seketika, sebuah respon yang amat berbeda dari kata ‘kontraksi’.

Dengan memahami betapa efektifnya jawaban tubuh terhadap proses melahirkan yang lebih lembut, seorang ibu HypnoBirthing memiliki keahlian secara lisan dan visual mengenai kemampuan alaminya dalam mengikuti cara alami ideal melahirkan.

Secara cepat ibu akan belajar mempercayai insting melahirkan pada tubuhnya, bahwa tubuhnya diciptakan untuk bekerja dalam irama yang selaras saat mengeluarkan bayi ke dunia.


“Ada perbedaan besar antara HypnoBirthing dan kelas pendidikan melahirkan lainnya, dan ini bukanlah hanya potongan hipnotis. HypnoBirthing lebih menekankan melahirkan dengan cara positif, lembut, aman dan bagaimana mencapainya denganmudah,” ujar Mongan.


Pada 1958, the American Medical Association menyetujui terapi dengan menggunakan hipnotis, meski sejuah ini terapi hipnotis yang dipakai untuk memudahkan proses kelahiran bayi belum banyak diketahui publik.

sumber : hanyawanita.com



Posted in | Leave a comment

[Ebook] Mengambil Uang di ATM tanpa Mengurangi Saldo


"Mengambil Uang di ATM tanpa Mengurangi Saldo"

Mungkin banyak dari kita kaget dan penasaran saat baca iklan dengan tulisan seperti diatas. Dulu saya juga sangat penasaran, dan ingin tau sebenarnya bagaimana tekniknya.
Setelah dapat ebook ini -secara gratis- saya baca dan paham tekniknya.
"OOoo begitu..."

Seperti yang sempat diceritakan Cakwid yang asal ngomong (Hehehehe..), dalam ebook ini juga menggunakan teknik -seperti- itu.
Disini saya cuma ingin share ebook ini yang selama ini beredar di internet.
Ada 2 Ebook yang berbeda tapi isinya kurang lebih sama.

Download Ebook 1

Download Ebook 2


*Hanya untuk pembelajaran


Kalo bermanfaat, tinggalkan komentar disini ya...

Posted in | 8 Comments

Apa Salahnya Makan Daging?



Berjuta-juta orang lain makan daging, mengapa saya harus menguranginya atau berhenti samasekali ? Banyak alasan penting mengapa kita tidak makan daging. Bukan alasan emosional atau sentimental tetapi alasan meyakinkan dan ilmiah.

Begitu membicarakan vegetarian (tidak makan daging), langsung banyak orang mencemaskan gizi, badan lesu dan lemah, mudah sakit. Pertama-tama kita lihat penyelidikan para Ahli Kedokteran dan Ahli Bedah Autopsi dari berbagai Negara.


  • Bentuk rahang/ gigi manusia mirip dengan hewan pemakan tumbuhan.

  • Bentuk gigi kita rata digunakan untuk mengunyah makanan. Berbeda dengan hewan pemakan daging ( giginya mempunyai taring yg tajam untuk mencabik daging dan tulang mangsanya)

  • Usus halus dan usus besar manusia dengan hewan pemakan tumbuhan adalah panjang sekitar 10-12 kali panjang badan, dibutuhkan waktu pencernaan yang lebih lama. Kalau makanan membusuk berada terlalu lama dalam tubuh manusia maka akan meracuni darah dan menambah beban kerja hati.

  • Asam lambung dalam perut hewan pemakan daging 20 kali lebih keras dibanding manusia/hewan pemakan tumbuhan. Usus halus hewan pemakan daging pendek, usus besarnya rata dan licin. Panjang usus halusnya 3 kali panjang badannya sehingga daging yang akan dicernakan cepat dan tidak tinggal lama di dalam tubuhnya sehingga tidak mengakibatkan proses pembusukan.

  • Fungsi hati manusia adalah menawarkan racun dan menciptakan zat gula. Dengan banyaknya daging yang dikonsumsi akan memperberat fungsi hati sehingga timbul Penyakit Kanker Hati. Kalau sudah memasuki stadium terakhir, hati akan rusak dan menciut.
  • Daging mengandung banyak Uric, Acid, Urea mengakibatkan kerja ginjal berat sehingga timbul penyakit ginjal, rematik, radang persendian.

  • Daging mengandung sedikit kandungan serat mengakibatkan susah buang air besar dan kanker usus. Kalau manusia setengah baya dan lanjut usia karena kandungan kolesterol yang ada di daging tinggi bisa menyebabkan melemahnya sel tubuh terhadap serangan penyakit. Proses penuaan wajah lebih cepat. Coba amati orang yang sering makan daging pasti lebih banyak kerutan wajahnya dibandingkan dengan yang bervegetarian. Kolesterol menyebabkan darah jadi kental dan berlemak mengakibatkan Pengerasan Pembuluh Darah, Penyakit Jantung, Hipertensi dan Kelumpuhan.

  • Hewan yang ada di peternakan sudah pasti diberi obat kimia, antibiotika dan hormon. Binatang itu setelah dijagal kita makan, dagingnya mengandung obat berbahaya memacu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh kita.

  • Daging waktu dibakar dalam suhu tinggi menghasilkan sejenis Bahan Kimia Methylcholanthrene suatu bahan yang bisa menimbulkan Kanker.

  • Daging yang dijual di pasar, berpenyakit atau tidak samasekali tidak bisa diketahui. Ada hewan yang sebelum dijagal sudah kena penyakit. Daging ini kelihatannya sama dengan daging biasa, tapi sudah mengandung virus bisa menularkan ke manusia yang mengkonsumsinya.

  • Air susu ibu pemakan daging mengandung DDT 99% sedang air susu ibu yang vegetarian mengandung DDT 8%. Ini sangat berpengaruh pada kesehatan bayi. Bayangkan masih umur beberapa hari saja sudah diberi air susu membahayakan kesehatan bayi tersebut. Penyakit timbul tidak secara langsung, tapi ada tahapan penumpukan zat-zat berbahaya sehingga timbul penyakit aneh-aneh dan penyakit komplikasi.

  • Hewan saat masih hidup punya kemampuan mengeluarkan zat yang tidak berguna dari tubuhnya. Tapi begitu ia dibunuh karena rasa takut, sedih, marah, kesakitan sampai puncaknya sehingga menimbulkan racun dalam tubuhnya. Orang makan daging sama dengan makan racun.

  • Makan daging membuat badan cepat lelah. Seekor singa yang makannya daging semua, satu hari hampir kerjanya cuma tidur. Sedang orang utan satu hari hanya istirahat 6 jam saja.

  • Perancis adalah negara penghasil anggur terkemuka di dunia. Dalam hal orang mati karena Kanker Hati, Perancis menduduki peringkat pertama.

  • Amoniak yang terkandung dalam air kencing hewan adalah limbah/ zat racun yang bersumber dari daging hewan.

  • Daging bila agak busuk sedikit, berkembangbiaklah bermacam-macam bakteri di dalam daging itu. Pemasakan (direbus atau digoreng, dibakar ) yang biasa kita lakukan tidak dapat membunuh bakteri tersebut secara keseluruhan. Disamping itu cacing dan organic parasit lainnya juga turut termakan kita.

  • Jenis unggas mudah terjangkit penyakit kanker (ayam, bebek, dan jenis burung). Penyakit kanker di tubuh unggas yang paling umum adalah Tumor dan jenis Kanker yang mudah menular. Celakanya jenis-jenis kanker itu tidak bisa kelihatan/dideteksi dari wajah/rupanya unggas itu. Tapi unggas itu dapat menularkan penyakitnya kepada temannya. Karena itu kita tidak mudah untuk mengetahui ungas yg mana berpenyakit tumor atau kanker. Lemak hewan adalah persemaian yang paling subur untuk penyakit tumor/kanker, karena asam lemak hewan mempunyai fungsi merangsang berkembangnya sel-sel kanker.

  • Di dalam daging sapi dan babi terkandung lebih 50 macam bibit penyakit menular dan lebih dari 30 macam cacing dan parasit. Di dalam daging ikan terdapat banyak parasit yang mengakibatkan manusia keracunan dan persendian nyeri. Parasit itu dapat kita lihat dibawah mikroskop, bagaimana mereka bergerak, sangat menakutkan !


Tidak benar bila dikatakan seorang vegetarian akan kekurangan gizi, tapi malah sebaliknya karena seorang vegetarian akan lebih sehat karena kerja alat-alat tubuh tidak dipaksakan, tidak berkuman, tidak mengandung lemak tak jenuh yang mengakibatkan penyumbatan jalan darah, mudah pencernaannya, bersih darahnya dan sehat hawa pikirannya.

Teori Gizi masa kini adalah Teori Kalori Rendah. Kelebihan kalori mengakibatkan manusia lebih cepat tua dan cepat mati.
Mengapa makanan yang tidak mengandung daging lebih cocok dengan Tuntutan Gizi ?
Sifat darah yang bagaimana yang baik ?
Yaitu darah di tubuh kita harus selalu bersifat basa (kebalikan dari asam). Ph darah seseorang yang sehat 7,35 jadi agak basa. Tapi bagaimana supaya darah kita tetap pada kondisi agak basa ? Yaitu dengan cara : Banyak makanan dari bahan tumbuhan dan menghindarkan makanan daging. Semua makanan daging mengakibatkan tubuh kita memproduksi zat asam berbahaya sehingga darah kita bersifat asam. Letih dan menuanya saluran darah sebab utamanya adalah Kelebihan Lemak sehingga lemak berubah menjadi kolesterol yang mengakibatkan darah jadi kental dan lengket sehingga menambah beban pada fungsi jantung dan pembuluh darah. Membuat pembuluh darah menyempit. Peredaran darah merosot volumenya. Kerja jantung menjadi lebih berat maka terjadilah Darah Tinggi.
Makanan dari tumbuhan kandungan seratnya tinggi berguna meningkatkan kerja usus dan membawa keluar zat-zat racun dalam usus.

Pencegahan Kesehatan lebih penting daripada Pengobatan Penyakit. Pulihnya kesehatan tubuh seseorang yang sedang sakit tergantung dari gizi makanan mereka. Obat saja tidak akan berhasil maka harus dibarengi dengan bervegetarian. Kalau orang sudah menderita sakit, kebanyakan dokter akan melarang makanan daging.



www.arogyakaruna.org

Posted in | 2 Comments

WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com
Dimas Prast Banjarnegara